5 Film atau Dokumenter Terbaik Tentang Sepak Bola, #1 Tentang Pemain Meksiko Yang Berkarir Di Inggris: Bola – Wepowergreatplacestowork

Film atau dokumenter tentang sepak bola menjadi sajian yang menarik bagi pecinta olahraga. Beberapa judul tentang sepak bola memiliki tempat di hati para penggemar.

Sepanjang abad ke-21, berbagai media berbasis sepak bola telah muncul. Namun, tidak semua penggemar akan tertarik.

Seperti dilansir Sportskeeda, ada banyak judul film dan dokumenter yang dinilai sangat bagus. Berikut adalah 5 judul yang dianggap sebagai pertunjukan sepakbola terbaik.

5. Serikat Terkutuk

Film drama olahraga Inggris ini resmi dirilis pada tahun 2009. Film ini merupakan adaptasi dari buku fiksi tentang Brian Klopp sebagai pelatih Leeds United pada tahun 1974.

Ceritanya sendiri berkisah tentang Clough dengan asistennya Peter Taylor. Mereka akhirnya bentrok dengan mantan pelatih Leeds Donald “Don” Revie. Leeds United adalah juara Liga Inggris saat itu.

Baca lebih lanjut: Pemain Bintang 5 Ditargetkan Panci Undang Kencan #1 Sesepuh Tadi

Diproduksi oleh BBC, judul film tersebut menimbulkan banyak kontroversi karena banyak orang yang tidak sesuai dengan kenyataan. Namun, film ini masih diterima dengan baik karena ceritanya yang merangsang emosi penonton.

Lima Pesepakbola yang Tak Suka Tato, Hobi Membaca Al-Qur’an No. 1

4. Melarikan diri menuju Kemenangan

Film ini mendapat perhatian yang cukup besar berkat karakter bernama Robert Hatch yang diperankan oleh Sylvester Stallone. Dia adalah tawanan perang Sekutu yang terluka di film ini.

Foto/Wikimedia Commons

Di penjara, Hatch dan John Colby dipenjarakan di kamp tawanan perang Jerman selama Perang Dunia II. Kemudian mereka, bersama dengan tahanan lainnya, memainkan pertandingan sepak bola melawan tim Jerman.

Banyak pemain sepak bola profesional juga berpartisipasi. Sebut saja mereka Bobby Moore, Osvaldo Ardiles, Kazimierz Deyna, Paul Van Himst, Mike Summerbee, Hallvar Thoresen, Werner Roth, dan Pelé. Banyak pemain Ipswich Town juga muncul dalam film tersebut.

3. Sunderland Sampai Aku Mati

Sunderland sebagai klub sepak bola seperti kumpulan nasib buruk dalam kumpulan cerita suram dari kota Sunderland. Serial dokumenter ini menggambarkan kesedihan dan kekecewaan.

Film ini dimulai pada awal musim 2017-2018. Saat itu, Sunderland baru saja terdegradasi ke Liga Championship. Degradasi memiliki konsekuensi finansial selain pencapaian tim.

Meski banyak sial, para pendukung Sunderland tidak meninggalkan klub cinta itu. Pesonanya adalah kesetiaan tanpa batas ini.

2. Semua atau tidak sama sekali (Tottenham Hotspur)

Selama beberapa tahun terakhir, Amazon Prime telah mengikuti beberapa klub Liga Premier. Salah satunya adalah Tottenham Hotspur yang memimpin klub pada 2019-2020.

Foto/Wikimedia Commons

Ini adalah musim pertama untuk mengumumkan Manchester City, tetapi kisah Tottenham dianggap lebih menarik. Bagaimana tidak, termasuk Jose Mourinho yang datang menggantikan Mauricio Pochettino.

Apalagi saat musim sangat semrawut akibat pandemi di tengah tahun. Kehadiran Mourinho telah menciptakan banyak momen unik yang sangat lekat dengan Fans Day.

1. Trilogi gol!

Pertama kali dirilis pada tahun 2005, film ini awalnya tentang seorang pemain Meksiko bernama Santiago Munez. Kemudian ia mencoba peruntungannya dengan klub Liga Utama Inggris Newcastle United.

Foto/Wikimedia Commons

Dalam film kedua yang tayang dua tahun kemudian, perjalanan Munez mengantarkan raksasa Spanyol Real Madrid. Dalam film ketiga, protagonis dipindahkan ke dua pemain lain: Charlie Braithwaite dan Liam Adams.

Banyak pemain nyata yang terlibat dalam film ini. Dia disebut David Beckham dan banyak pemain Madrid lainnya juga tampil sebagai figuran.

Kerusuhan, Kelompok Preman Medan Coba Kosongkan Rumah Nenek : News – Wepowergreatplacestowork

Medan – Upaya komplotan geng mengosongkan rumah nenek dan tiga cucu di Kota Medan, Sumut, Kamis (2/9/2021) siang diwarnai kericuhan.

Warga khawatir nenek berusia 66 tahun itu menghalangi rencana keluar rumah hingga terjadi pertengkaran. Sebelumnya, para preman ini pernah mengunci rumah neneknya yang hanya bekerja sebagai pengemis.

Sejumlah preman dan penasehat hukumnya, bersama kepala lingkungan dan perangkat desa, mengklaim bahwa pemilik rumah telah mengosongkan rumah nenek Tioe Ek Hoa dan tiga cucunya yang yatim piatu di Desa Sei Renggas Satu Jalan Lahat Nomor 56 D di Medan Kota. Kecamatan, Medan.

Namun upaya komplotan preman, bersama kuasa hukum yang dikirim oleh seorang pria bernama Kevin Tiopan untuk meninggalkan rumah, digagalkan oleh warga yang merawat nenek mereka, yang telah tinggal di rumah selama puluhan tahun.

Sebuah kerusuhan pecah. Warga sempat berdebat dengan sekelompok preman dan pengacara yang mengaku telah membeli rumah tersebut. Para preman yang memicu kemarahan itu berencana mengusir paksa nenek dan tiga cucunya dengan pintu depan terkunci dan dirantai. Rumah milik Kevin per Akta No. 01 tahun 2021.

Tak hanya warga dan pihak yang adu mulut, pengacara yang mengaku telah membeli rumah dengan pengacara sang nenek pun ikut riuh. Pasalnya, pengacara sang nenek melihat adanya pemalsuan dan pemalsuan data pembelian rumah yang tidak diketahuinya dan anggota keluarga lainnya.

Suasana mereda ketika penduduk setempat, bersama seorang pengacara dan pengacara nenek, meminta sekelompok gangster untuk menyelesaikan masalah rumah mereka di pengadilan.

Pengacara nenek, Tioe Ek Hoa, merasa kasihan dengan tindakan bodong yang dilakukan sekelompok preman dan pengacara yang mengaku membeli rumah secara sepihak tanpa melibatkan diri di pengadilan. Pasalnya, persoalan jual beli rumah tersebut tidak diketahui neneknya dan saat ini sedang ditangani pihak berwajib.

Baca juga: Tukang daging kucing divonis 2,5 tahun penjara

Pengacara sang nenek, Wilson Tambunan, juga turut prihatin dengan sikap masyarakat yang seolah mendukung sekelompok preman yang mendatanginya tanpa mengkhawatirkan nasib pengemis yang membesarkan ketiga cucunya.

Untungnya, dengan penduduk setempat merawat nenek untuk menjaga rumah agar tidak mengosongkan, Kepling seharusnya mencoba menangkap sekelompok preman dan pengacara yang mengklaim bahwa pemiliknya tidak sombong datang ke tempat kejadian.

Sebelumnya, nenek dari tiga cucu yatim piatu ini selalu ketakutan dan rumahnya langsung dikosongkan. Ini setelah putranya Tioe Li Yen meninggal pada Desember 2020.

Rumah tersebut merupakan warisan dari orang tua nenek saya. Namun, saat itu, sang nenek tidak memiliki KTP, sehingga rumah tersebut akhirnya dinamai menurut putranya Tioe Li Yen, yang menikah dengan Chung Chai. Pada 2012, suami Tioe Li Yen, Joeng Chai, pindah ke Jepang. Setelah suaminya pergi, Tioe Li Yen berkenalan dengan seorang pria bernama Fery Salim.

Keterlibatan Fery Salim dalam penjualan rumah diduga karena memalsukan data keluarga tanpa sepengetahuan nenek Tioe Ek Hoa. Suami T.O.E, Lien, yang aktif di Jepang saat itu. Bahkan jika harta itu adalah harta Kontojini.

Ironisnya, baru setelah kematian Tioe Li Yen ada yang mengklaim bahwa Kevin Tiopan membeli rumah itu. Padahal, transaksi jual beli tersebut terjadi pada tahun 2019. Anehnya, kuasa hukum nenek Tioe Ek Hoa mengakui Tringgani Tarigan, notaris yang menerbitkan akta jual beli, tampak menutup-nutupi saat meminta bukti. Bukti jual beli rumah.

Kuasa hukum sang nenek juga berencana akan memanggil Tringani Tarigan, notaris yang melakukan penjualan perdana pada 2021 atas nama Kevin Thiopan. .

Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Siap Lolos Piala Dunia Bola Basket 2023: Sports – Wepowergreatplacestowork

Jakarta – Hasil undian babak penyisihan Piala Dunia Bola Basket Zona Asia 2023 telah diumumkan. Tim nasional bola basket Indonesia (Timnas) berada di Grup C bersama Yordania, Lebanon, dan Arab Saudi.

Anggota Dewan Pengurus Pusat FIBA ​​Erick Thohir mengatakan tim nasional Indonesia harus memanfaatkan kesempatan untuk lolos ke final karena diselenggarakan bersama dengan Jepang dan Filipina. Pasalnya, Indonesia sendiri belum menjamin lolos ke final, tidak seperti Jepang dan Filipina.

“Sekarang ada dua cara Timnas Indonesia lolos ke final. Pertama, dengan mencapai perempat final FIBA ​​​​Asia Cup 2022. Kedua, akhir FIBA ​​​​2023 Piala Dunia Januari 2021. Dalam keterangan yang diterima pers oleh Media Portal Indonesia (MPI) pada Rabu, 9 Januari 2021, Erick Thohir mengatakan dalam keterangannya.

Karena ada dua syarat, Erick Thohir menegaskan tim basket nasional Indonesia harus segera mempersiapkan tim secara matang. Dia ingin Arki Wisnu dan teman-temannya bersaing secara kompetitif dan mengejar saingan mereka.

Baca juga: Hasil lukisan Kualifikasi Piala Dunia Bola Basket Asia 2023: Indonesia Gabung Grup C

“Seiring berjalannya waktu sambil mempersiapkan FIBA ​​​​Asia Cup 2021 dan FIBA ​​World Cup 2023, baik tim junior maupun senior harus meningkatkan persiapan timnas,” ujarnya. Dia melanjutkan.

Undian Kualifikasi Piala Dunia Bola Basket 2023 yang digelar di Jenewa, Swiss, Selasa, 31 Agustus 2021, membagi Asia menjadi Asia Barat dan Asia Timur. Awalnya, kelompok Asia Barat terdiri dari Kazakhstan, Iran, Bahrain, Arab Saudi, Lebanon, Yordania, Suriah, dan India. Kelompok Asia Timur meliputi Indonesia, Filipina, Australia, Korea, Jepang, Cina, Taiwan dan Selandia Baru.

Sementara itu, Jepang dan Filipina otomatis lolos sebagai tuan rumah Piala Dunia Bola Basket 2023. Mereka baru saja bermain di babak kualifikasi, tetapi jika mereka finis di posisi 3 besar di babak kualifikasi kedua, tempat ke-4 akan memiliki kesempatan untuk maju ke final.

Seperti diketahui, 32 negara dari 4 federasi akan mengikuti Piala Dunia Bola Basket 2023. Eropa, Asia-Oseania, Amerika dan Afrika. Kuota perwakilan Eropa adalah 12 negara, 8 negara di Asia-Oseania, 7 negara di USA dan 5 negara di Afrika.

Tim basket nasional Indonesia (Foto: Perbasi)

Pemilihan negara yang lolos ke Piala Dunia 2023 akan dilakukan dalam dua putaran. Di Asia-Oceania, 16 negara mengikuti babak kualifikasi pertama dan dibagi menjadi empat grup termasuk negara tuan rumah, Filipina, Jepang, dan Indonesia, dan menggelar babak pertama. Pertandingan dimainkan dalam format kandang dan tandang. Dengan kata lain, masing-masing negara akan memainkan 6 final dalam 3 periode: 20-30 November 2021, 21 Februari-1 Maret 2022, dan 27 Juni-5 Juli 2023. .

3 negara teratas dari masing-masing grup maju ke babak kedua. Nantinya, 12 grup tahap kedua dibagi menjadi dua grup. Dalam format kandang dan tandang, setiap negara memainkan 10 pertandingan. Fase 2 juga akan berlangsung selama tiga periode: 22-30 Agustus 2022, 7-15 November 2022, dan 20-28 Februari 2023.

Pada tahap ini akan dipilih 3 tim teratas dari masing-masing grup untuk mewakili wilayah Asia-Oseania. Sedangkan Jepang dan Filipina melengkapi kuotanya dengan delapan.

Indonesia diharapkan lolos ke final Piala Dunia Bola Basket 2023, dan jika lolos akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat sebagai tuan rumah.