https: img.okezone.com content 2021 07 14 51 2440436 nasib-tragis-pencetak-gol-termuda-di-sepanjang-sejarah-piala-eropa-layu-sebelum-berkembang-tdOoejwesw.jpg

Nasib tragis pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Eropa, Wepowergreatplacestowork Bola layu tanpa kemajuan

judul Euro 2020 Daftar untuk menyelesaikan tim nasional italia sebagai juara. Glee Azzurri -Julukan Italia- mampu mengalahkan Inggris dengan skor akhir 3-2 dengan skor akhir 3-2 setelah adu penalti di final yang digelar pada WIB dini hari 12 Juli 2021.

Ajang bergengsi empat tahun ini meninggalkan rekor tersendiri, termasuk lahirnya rekor-rekor baru sepanjang sejarah, meski telah berakhir. Sementara itu, ada rekor yang belum ada yang menang sejauh ini.

(Johan von Lanten, pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Eropa)

Salah satu rekor yang belum menemukan penggantinya di Euro 2020 adalah pencetak gol termuda sepanjang sejarah. Rekor tersebut masih dipegang oleh Johann von Lanten, pemain sayap timnas Swiss di Piala Eropa 2004.

Johann, saat itu berusia 18 tahun dan 141 hari, adalah seorang atlet Swiss kelahiran Kolombia. Lahir pada 1 Februari 1986, pemain tersebut melakukan debut untuk tim nasional Swiss pada pertandingan persiapan Piala Eropa 2004.

Volanthen menjadi pemain termuda kedua di Euro 2004 dan pertama kali tampil sebagai pemain pengganti saat melawan Inggris. Namun momen bersejarah itu justru terjadi empat hari kemudian, melawan Prancis.

Prancis, yang memimpin pada menit ke-20, harus menyamakan kedudukan melalui gol von Lanten enam menit kemudian. Gol tersebut menyalip Wayne Rooney sebagai pencetak gol termuda di Piala Eropa empat hari lalu.

Sejak saat itu, Vonlanthen dipercaya untuk mengisi posisi penuh waktu bersama timnas Swiss dalam beberapa event berikutnya. Itu juga termasuk tawaran untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2008.

BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Sebut Patrik Schick Beruntung Jadi Top Scorer Euro 2020 Ini tanggapan CR7.

Namun, Vonlanthen menghadapi masalah cedera serius sepanjang karirnya dan harus mengambil absen singkat dari dunia sepak bola. Di antara mereka, dia sebelumnya menolak untuk berpartisipasi di Piala Dunia dan Piala Eropa karena cedera hamstring.

Tak hanya itu, karir Vonlanthen semakin kelam di level klub. Dia memenangkan klub debutnya BSC Young Boys pada 2001-2003 dan ditarik selama tiga musim (2003-2006) oleh tim besar Belanda PSV Eindhoven sebelum dia diturunkan hanya untuk membela tim regional Swiss.

Dia pensiun sementara pada tahun 2012 pada usia 26 karena cedera lutut. Namun, setelah kembali pada 2013, ia terpaksa membela tim Ligue 2 Swiss hingga puncak pensiun permanennya pada 2018 di usia 32 tahun.

Kini namanya masih tercatat dalam daftar pencetak gol terbanyak Piala Eropa, namun jika dihitung sebagai pemain termuda, Johann memiliki beberapa nama. Di antaranya adalah Kacper Kozłowski, gelandang timnas Polandia di Piala Eropa 2020.

kapper kozlowski

(Kacper Kozlowksi, pemain termuda dalam sejarah Piala Eropa)

Kozlowski mencetak rekor baru sebagai pemain termuda dalam sejarah Piala Eropa. Dia melakukan debutnya pada usia 17 tahun 246 hari di Grup E melawan Spanyol, mengalahkan pemain Inggris Jude Bellingham, 17 tahun 349 hari.

Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh bek Belanda Jetro Willems (18 tahun 71 hari) di Piala Eropa 2012, namun tidak satu pun dari ketiga pemain tersebut yang mencetak gol untuk tim nasional masing-masing.

Peluang Kolovsky untuk memecahkan rekor von Lanten di Euro 2020 harus gagal. Polandia tersingkir di awal turnamen setelah finis terakhir di Grup E.

Jude Bellingham dari Inggris. Setelah debutnya, dia hanya mendapat satu kesempatan lagi dari pelatih Gareth Southgate, dan dia tidak mencetak gol. Hingga akhirnya Inggris mencapai final Euro 2020, Bellingham tidak diberi kesempatan lagi.

Bisnis pertambangan di Q2 2021 tumbuh dari hotel menjadi real estat: Ekonomi Wepowergreatplacestowork

Jakarta Bank Indonesia (BI) Aktivitas bisnis yang dipercepat dicatat. Demikian hasil Survei Kegiatan Usaha (SKDU) Triwulan II-202.

Hasil ini tercermin dari nilai Weighted Net Balance (SBT) yang meningkat 18,98% dibandingkan 4,50% pada Q1 2021.

Baca Juga: Sejarah BI Perlambat Penjualan, Itu Sebabnya.

Erwin Haryono, Direktur Komunikasi BI, mengatakan kenaikan ini didorong oleh kinerja di beberapa sektor yang sebagian besar tumbuh positif di sektor pertambangan dan penggalian, perdagangan, hotel dan restoran, serta pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan.

Responden mengatakan pertumbuhan pendapatan sektor pertambangan ditopang oleh permintaan domestik dan peningkatan produksi, sektor perdagangan, hotel dan restoran didorong oleh peningkatan permintaan selama HBKN Ramadhan dan Idul Fitri, sedangkan sektor pertanian, peternakan, peternakan, kehutanan dan perikanan. Didukung oleh faktor musiman dan kesuksesan. Panen komoditas tanaman pangan (tabama),” kata Erwin di Jakarta, Rabu (13/7/2021).

BACA JUGA: Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,8% di 2021

Dengan perkembangan kegiatan usaha, kapasitas produksi terpakai pada triwulan II tahun 2021 sebesar 75,33%, naik dari 73,38% pada triwulan sebelumnya. Pekerjaan tenaga kerja masih dalam tren turun, tetapi kemungkinan akan membaik, dengan situasi keuangan dunia bisnis dan akses ke kredit yang membaik.

Bank Indonesia akan terus memantau dampak pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM) yang kemungkinan akan mempengaruhi kinerja kegiatan usahanya pada triwulan III tahun 2021. Responden memperkirakan perlambatan aktivitas bisnis di Q3. SBT tetap positif di 9,77%, tetapi dibandingkan dengan hasil Q2 2021.

Perlambatan kegiatan usaha diperkirakan terjadi di beberapa sektor ekonomi, seperti sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta sektor keuangan, real estat, dan jasa perusahaan. Sementara itu, beberapa sektor seperti pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan, serta sektor industri pengolahan diperkirakan akan melemah.

Departemen PPPA: Pengawal Keluarga Garis Depan Cegah Radikalisme: Gaya Hidup

di Upaya mencegah timbulnya pemahaman radikalisme Untuk mencegah aksi terorisme dalam skala besar, diperlukan sinergi dan upaya antara pemerintah dan masyarakat setempat. kemudian keluarga Ia juga merupakan unit terkecil dari masyarakat dan berperan penting sebagai garda terdepan melawan radikalisasi dan terorisme internal.

“Pemerintah negara bagian juga turut serta dalam upaya pengembangan kapasitas keluarga melalui layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA),” kata Asisten Menteri Pengasuhan Anak dan Lingkungan Hidup Kementerian Hak dan Kompetensi Perempuan untuk Anak.PPPA) Pernyataan Rohika Kurniadi Sari, Selasa (13/7/2021).

BACA JUGA: PPKM Darurat, Sekda PPPA Ajak Semua Keluarga Tetap Di Rumah

Ia menambahkan 189 orang ke PUSPAGA, dengan psikolog yang kini tersebar di seluruh Indonesia. PUSPAGA memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan informasi dan bimbingan kepada keluarga serta dapat mengoptimalkan peran keluarga dalam mencegah tindakan radikal dan terorisme terhadap anak dan keluarga.

Ilustrasi anti radikalisme dan terorisme.  (Foto: Shutterstock)

Rohika menambahkan, untuk menjawab pertanyaan terkait radikalisasi keluarga dan isu terorisme, Kementerian PPPA dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar sosialisasi untuk mencegah anak dan keluarga memahami radikalisme dan terorisme melalui Family Learning Center. melakukan.

Baca juga: Berikan Pendidikan Luar Biasa, Kementerian PPPA Berdayakan Perempuan.

Dijelaskannya, kegiatan ini untuk memperkuat pelayanan psikolog/konselor dan PPPA penunjang PUSPAGA dengan fungsi pelayanan dan pembinaan. Hal ini akan membantu memahami pentingnya mencegah radikalisme dan tindakan terorisme pada anak dan keluarga.

“Saya sangat berharap keluarga di seluruh Indonesia semakin kuat dan tangguh menghadapi tantangan radikalisasi dan terorisme, dimulai dengan pelonggaran pengasuhan berbasis hak anak,” pungkasnya.

(Satu)

Sial! Florentino Perez meremehkan kualitas Iker Casillas di Real Madrid dan mendapat telepon yang mengatakan Raul Gonzalez tidak untuk dijual: Bola

Madrid – Dunia maya bergejolak saat rekaman suara presiden beredar. Real Madrid, Florentino Perez, tentang legenda klub Raul Gonzalez dan Iker Casillas. Dalam rekaman tersebut, Florentino Perez dengan tegas menyatakan bahwa keduanya adalah kesalahan terbesar Real Madrid.

Setelah itu, perbincangan menyebar luas di dunia maya melalui media lokal. Kabar tersebut dikabarkan tengah memanaskan hubungan internal antara Real Madrid.

Dalam rekaman tersebut, Florentino Perez menyebut Casillas bukanlah kiper ideal Real Madrid. Pemain yang memainkan 725 pertandingan untuk skuad Los Blancos adalah Florentino Perez, yang menjadi maestro Real Madrid berkat para penggemarnya.

Baca Juga: 10 Pemain Label Megastar Direkrut Real Madrid Di Bawah Florentino Perez

“Casillas bukan kiper standar Real Madrid. Apa yang bisa saya katakan? Dia tidak pernah melakukannya dan tidak pernah,” kata Florentino Perez dalam rekamannya, Selasa (13/7/2021) dikutip dari laman Sportskeeda.

“Dia (Casillas) adalah pecundang besar bagi kami. Masalahnya adalah orang-orang mencintainya, mencintainya, berbicara dengannya dan sangat mendukungnya.”

Hal yang sama juga diungkapkan Presiden saat berbicara tentang Raul Gonzalez. Ia tak segan-segan melakukan kesalahan terbesar salah satu legenda klub, Real Madrid.

Perez juga mengatakan bahwa Raúl adalah pemain yang ‘meremehkan’ Real Madrid. Untuk itu, dia menilai pemain kelahiran 27 Juni 1977 itu tidak boleh masuk skuat Los Galacticos, julukan lain untuk Real Madrid.

“Dia adalah salah satu penipu terbesar dan yang lainnya adalah Raul (Gonzalez). Dua penipu terbesar untuk Real Madrid adalah Raul pertama dan Casillas kedua.”

Ternyata ini adalah rekaman lama yang diketahui pernah beredar pada tahun 2006 silam. Pernyataan itu muncul setelah Florentino Perez mengundurkan diri sebagai presiden Real Madrid dan menuduh Raúl membuat keputusan.

Source link