5 Fakta BLT Subsidi Gaji Rp 1 juta dibayarkan kepada 3,2 juta pekerja, kapan sisanya dibayarkan? : Ekonomi – Wepowergreatplacestowork

Jakarta – Penerima Subsidi Gaji BLT atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp1 juta yang telah menjangkau 3.251.563 pekerja hingga saat ini. Jumlah tersebut 37,4% dari total penerima manfaat BLT sebesar 8,7 juta.

Penyaluran dana hibah BLT senilai Rp1 juta kepada 3,2 juta pekerja telah melewati tahap ketiga. BLT subsidi gaji tahun ini akan dibayarkan dalam lima tahap.

Baca juga: Floating Benefit Hibah BLT kepada 3,2 Juta Tenaga Kerja, yang merinci jumlah penerima manfaat per minggu.

Berikut rangkuman fakta tentang Payroll Grant BLT: zona ok, Jakarta, Sabtu (9 November 2021).

1. Penerima BLT Subsidi Gaji 3,2 juta

BLT Subsidi Penggajian atau Payroll/Wage Subsidy (BSU) 2021 disalurkan kepada 3.251.563 pekerja. Penyaluran BLT subsidi gaji tahun ini telah melewati tiga tahap. Secara spesifik, tahap pertama dibagikan kepada 947.436 orang, tahap kedua sebanyak 1.145.598 orang, dan tahap ketiga sebanyak 1.158.529 orang.

2. Bagaimana pembayaran BLT subsidi gaji

Penyaluran BSU 2021 Tahap I dan Tahap II akan disalurkan langsung kepada pekerja/penerima manfaat BSU yang telah memiliki rekening di salah satu bank Himbara (Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI atau Bank BTN).

Sedangkan penyaluran Tahap 3 dilakukan melalui Rencana Pembukaan Rekening Kolektif (Burekol) bagi Pekerja/Buruh Penerima BSU yang belum memiliki rekening di Bank Himbara.

“Alhamdulillah, penyaluran BSU Tahap 3 melalui Skema Burekol sudah berjalan. Kemarin di Semarang saya berkesempatan meninjau pelaksanaan Burekol ini, dimana Bank Himbara menjemput bola ke perusahaan yang belum menerima penerima BSU. Saya punya Rekening bank himbara. Upaya ini dilakukan untuk menjaga protokol kesehatan, menghindari keramaian dan mempermudah proses aktivasi rekening burekol,” kata Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah yang berbasis di Jakarta.

3. Tidak ingin penerima manfaat ganda

Untuk menghindari duplikasi penerima program BSU 2021 dengan program bansos lainnya, Ida menyepakati, berdasarkan Permenaker 16 tahun 2021, penerima BSU akan mendapatkan Program Kartu Prakerja, Bantuan Produksi Usaha Mikro (BPUM) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Dalam upaya memitigasi duplikasi penerima dan menjadikan program BSU ini tepat sasaran bagi khalayak sasaran, kami telah mencocokkan data calon penerima BSU dengan database penerima program Kartu Prakerja, program BPUM dan PKH. Program ini ditujukan untuk mengikutsertakan seluruh kelompok masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19,” kata Ida.

4. Pemantauan langsung penyaluran BLT subsidi gaji

Ida mengatakan, proses pemantauan pelaksanaan program BSU sedang berlangsung, salah satunya adalah kunjungan langsung ke pekerja/karyawan penerima manfaat BSU. BSU sendiri dinilai membantu pekerja/buruh di masa pandemi ini dalam upaya menahan penyebaran COVID-19, khususnya bagi penerima PPKM.

“Sebagian besar BSU digunakan oleh sesama pekerja/pekerja untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga,” ujarnya.

5. Target penyaluran BLT subsidi upah

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menargetkan penyaluran Subsidi Upah (BSU) atau BLT Subsidi Penggajian 2021 yang akan selesai seluruhnya pada Oktober 2021.

Ia mengatakan, “Kami berharap dapat berjalan lancar pada tahap 3, 4 dan 5 dan selesai paling lambat September atau paling lambat Oktober 2021.”