https: img.okezone.com content 2021 07 16 12 2441936 cara-seru-liburan-di-pekarangan-rumah-ini-tipsnya-eAA7ag9Zs5.jpg

Berikut cara liburan seru di pekarangan rumah Anda. Gaya Hidup – Wepowergreatplacestowork

Jakarta – Pemerintah telah menerapkan pembatasan aktivitas masyarakat untuk menahan penyebaran COVID-19 (PPKM) 3-20 Juli 2021 Keadaan Darurat di Jawa dan Bali

Jika pandemi dapat dikendalikan, tentu akan mempengaruhi pemulihan ekonomi. Sebagai warga negara yang baik, kita harus menaati hukum dengan penuh kesadaran dan disiplin. Dengan kata lain, kita harus, sejauh mungkin, menahan diri untuk tidak ingin meninggalkan rumah.

#DiRumahAja membosankan gambut. Namun, ada banyak cara agar seluruh keluarga bisa bersenang-senang bersama. Jika Anda memiliki pekarangan di rumah, Anda bisa mencoba beberapa cara kreatif, antara lain berkemah di pekarangan, menata pekarangan, atau berkebun.

1. Berkemah di halaman Anda

Foto: Doc.sindonews

Ajak seluruh keluarga untuk mendapatkan tenda, kasur, kantung tidur, parafin dan lain-lain. Kalau butuh perlengkapan camping baru bisa di #BeliKreatifLokal. pasar, Atau, Anda dapat menghubungi penjual secara langsung melalui akun Instagram Anda. Sekarang ini banyak sekali UMKM yang menawarkan produknya di internet. Seperti yang dikemukakan oleh Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Pariwisata, banyak pelaku UMKM dibudidayakan Kesadaran akan teknologi dan pemasaran produk on line.

Biar makin seru, atur beberapa game untuk mengisi acara camping kamu. Tebak permainan yang menggunakan banyak aktivitas fisik, misalnya salah satu senam, atau membuatnya lebih baik. Memiliki api unggun dan memasak dapat membuat Anda merasa seperti sedang berkemah jauh dari rumah. Pastikan api unggun kecil Anda aman!

2. Merapikan halaman

Foto: Doc.pixabay

Saat Anda sibuk bekerja di luar rumah, Anda mungkin tidak punya waktu untuk mengurus halaman rumah Anda. Nah, ini kesempatan bagus untuk mulai bersih-bersih saat #DiRumahAja, dimulai dengan mengecat pagar dan menggantinya jika sudah rusak. Merapikan pot dan tanaman, memangkas ranting-ranting yang mengganggu, dan membersihkan serta membuat lubang resapan biopori jika perlu. Jika pot pecah dan perlu diganti, pot porselen dengan berbagai potongan menarik bisa menjadi pilihan.

Jika kita memiliki gazebo di halaman kita, kita juga bisa memperbaikinya dengan menambahkan dekorasi. aksesoris Kerajinan untuk membuat Anda terlihat lebih menarik dan nyaman. Ini termasuk membeli tembikar, seperti pot atau dekorasi taman lainnya. Ganti juga meja dan kursi jika perlu diganti. Anda dapat memilih dari kursi yang terbuat dari kayu berukir dan rotan eksotis. Anda pasti sudah tahu bahwa desain mebel rotan dari produk UMKM tidak kalah mewahnya dengan yang impor. Sebenarnya, produk mebel rotan di Indonesia sangat populer di luar negeri.

3. Berkebun

Foto: Doc.freepik

Kegiatan berkebun juga memberikan rasa senang. Melalui budidaya rempah-rempah seperti serai, kunyit, jahe, dan temoulawak, serta sayuran, buah-buahan dan tanaman rempah-rempah yang dapat digunakan sebagai obat. Berkebun juga bisa mengasah kesabaran Anda sehingga Anda bisa menikmati proses menabur, tumbuh, dan berbuah.

Untuk mendapatkan bibit sayuran serta tanaman rempah dan buah, Anda bisa membelinya secara online tanpa harus datang ke toko langsung dari pelaku UMKM yang menjual aneka bibit tanaman. on line, baik melalui pasar atau media sosial mereka.

Tentu masih banyak lagi kegiatan kreatif yang bisa Anda lakukan di rumah. Kita juga bisa melakukan cara yang menyenangkan ini, sehingga kita bisa mengekang hal-hal yang tidak ingin kita pulangkan. Namun, barang-barang tertentu seperti belanja kebutuhan sehari-hari, pengobatan atau vaksinasi tidak termasuk. Vaksinasi menciptakan kekebalan kawanan atau kekebalan kawananJadi, jangan lupa tentang vaksinasi!

Selalu ingat untuk menerapkan Protokol Kesehatan 6M: Cuci tangan pakai sabun, pakai masker, jaga jarak, hindari keramaian, hindari makan bersama, dan kurangi bepergian saat harus keluar rumah untuk keperluan mendesak. Menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga diri sendiri dan orang yang Anda cintai tetap aman di rumah.

Nanti kalau sudah membaik, kamu bisa jalan-jalan ke tempat tujuan wisata, yaitu #DiIndonesiaAja. Jangan lewatkan informasi wisata nusantara. mengikuti Akun Instagram @pesonaid_travel. karena akun ini selalu memperbarui Informasi wisata yang perlu Anda ketahui.

Di sisi lain, pasti akan lebih seru jika Anda ikut serta dalam video kompetisi saat Anda sedang ‘berlibur’ di halaman. Tantangan Tagar TikTok #DiIndonesiaAja. Metodenya sangat sederhana. Anda hanya dapat membuat konten produksi video TikTok dengan durasi maksimal 15 detik.

Gunakan efek #DiIndonesiaAja dan latar belakang jingle ‘Aku cinta Indonesia’. unggah video dibuat bersama tanda pagar Sebutkan #DiIndonesiaAja dan @indonesia.travel. Follow juga @indonesia.travel di akun TikTok kamu dan pastikan akun TikTok kamu belum di hack.rahasia, Iya !

sentimeter

(yao)

Departemen PPPA: Pengawal Keluarga Garis Depan Cegah Radikalisme: Gaya Hidup

di Upaya mencegah timbulnya pemahaman radikalisme Untuk mencegah aksi terorisme dalam skala besar, diperlukan sinergi dan upaya antara pemerintah dan masyarakat setempat. kemudian keluarga Ia juga merupakan unit terkecil dari masyarakat dan berperan penting sebagai garda terdepan melawan radikalisasi dan terorisme internal.

“Pemerintah negara bagian juga turut serta dalam upaya pengembangan kapasitas keluarga melalui layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA),” kata Asisten Menteri Pengasuhan Anak dan Lingkungan Hidup Kementerian Hak dan Kompetensi Perempuan untuk Anak.PPPA) Pernyataan Rohika Kurniadi Sari, Selasa (13/7/2021).

BACA JUGA: PPKM Darurat, Sekda PPPA Ajak Semua Keluarga Tetap Di Rumah

Ia menambahkan 189 orang ke PUSPAGA, dengan psikolog yang kini tersebar di seluruh Indonesia. PUSPAGA memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan informasi dan bimbingan kepada keluarga serta dapat mengoptimalkan peran keluarga dalam mencegah tindakan radikal dan terorisme terhadap anak dan keluarga.

Ilustrasi anti radikalisme dan terorisme.  (Foto: Shutterstock)

Rohika menambahkan, untuk menjawab pertanyaan terkait radikalisasi keluarga dan isu terorisme, Kementerian PPPA dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar sosialisasi untuk mencegah anak dan keluarga memahami radikalisme dan terorisme melalui Family Learning Center. melakukan.

Baca juga: Berikan Pendidikan Luar Biasa, Kementerian PPPA Berdayakan Perempuan.

Dijelaskannya, kegiatan ini untuk memperkuat pelayanan psikolog/konselor dan PPPA penunjang PUSPAGA dengan fungsi pelayanan dan pembinaan. Hal ini akan membantu memahami pentingnya mencegah radikalisme dan tindakan terorisme pada anak dan keluarga.

“Saya sangat berharap keluarga di seluruh Indonesia semakin kuat dan tangguh menghadapi tantangan radikalisasi dan terorisme, dimulai dengan pelonggaran pengasuhan berbasis hak anak,” pungkasnya.

(Satu)