Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Siap Lolos Piala Dunia Bola Basket 2023: Sports – Wepowergreatplacestowork

Jakarta – Hasil undian babak penyisihan Piala Dunia Bola Basket Zona Asia 2023 telah diumumkan. Tim nasional bola basket Indonesia (Timnas) berada di Grup C bersama Yordania, Lebanon, dan Arab Saudi.

Anggota Dewan Pengurus Pusat FIBA ​​Erick Thohir mengatakan tim nasional Indonesia harus memanfaatkan kesempatan untuk lolos ke final karena diselenggarakan bersama dengan Jepang dan Filipina. Pasalnya, Indonesia sendiri belum menjamin lolos ke final, tidak seperti Jepang dan Filipina.

“Sekarang ada dua cara Timnas Indonesia lolos ke final. Pertama, dengan mencapai perempat final FIBA ​​​​Asia Cup 2022. Kedua, akhir FIBA ​​​​2023 Piala Dunia Januari 2021. Dalam keterangan yang diterima pers oleh Media Portal Indonesia (MPI) pada Rabu, 9 Januari 2021, Erick Thohir mengatakan dalam keterangannya.

Karena ada dua syarat, Erick Thohir menegaskan tim basket nasional Indonesia harus segera mempersiapkan tim secara matang. Dia ingin Arki Wisnu dan teman-temannya bersaing secara kompetitif dan mengejar saingan mereka.

Baca juga: Hasil lukisan Kualifikasi Piala Dunia Bola Basket Asia 2023: Indonesia Gabung Grup C

“Seiring berjalannya waktu sambil mempersiapkan FIBA ​​​​Asia Cup 2021 dan FIBA ​​World Cup 2023, baik tim junior maupun senior harus meningkatkan persiapan timnas,” ujarnya. Dia melanjutkan.

Undian Kualifikasi Piala Dunia Bola Basket 2023 yang digelar di Jenewa, Swiss, Selasa, 31 Agustus 2021, membagi Asia menjadi Asia Barat dan Asia Timur. Awalnya, kelompok Asia Barat terdiri dari Kazakhstan, Iran, Bahrain, Arab Saudi, Lebanon, Yordania, Suriah, dan India. Kelompok Asia Timur meliputi Indonesia, Filipina, Australia, Korea, Jepang, Cina, Taiwan dan Selandia Baru.

Sementara itu, Jepang dan Filipina otomatis lolos sebagai tuan rumah Piala Dunia Bola Basket 2023. Mereka baru saja bermain di babak kualifikasi, tetapi jika mereka finis di posisi 3 besar di babak kualifikasi kedua, tempat ke-4 akan memiliki kesempatan untuk maju ke final.

Seperti diketahui, 32 negara dari 4 federasi akan mengikuti Piala Dunia Bola Basket 2023. Eropa, Asia-Oseania, Amerika dan Afrika. Kuota perwakilan Eropa adalah 12 negara, 8 negara di Asia-Oseania, 7 negara di USA dan 5 negara di Afrika.

Tim basket nasional Indonesia (Foto: Perbasi)

Pemilihan negara yang lolos ke Piala Dunia 2023 akan dilakukan dalam dua putaran. Di Asia-Oceania, 16 negara mengikuti babak kualifikasi pertama dan dibagi menjadi empat grup termasuk negara tuan rumah, Filipina, Jepang, dan Indonesia, dan menggelar babak pertama. Pertandingan dimainkan dalam format kandang dan tandang. Dengan kata lain, masing-masing negara akan memainkan 6 final dalam 3 periode: 20-30 November 2021, 21 Februari-1 Maret 2022, dan 27 Juni-5 Juli 2023. .

3 negara teratas dari masing-masing grup maju ke babak kedua. Nantinya, 12 grup tahap kedua dibagi menjadi dua grup. Dalam format kandang dan tandang, setiap negara memainkan 10 pertandingan. Fase 2 juga akan berlangsung selama tiga periode: 22-30 Agustus 2022, 7-15 November 2022, dan 20-28 Februari 2023.

Pada tahap ini akan dipilih 3 tim teratas dari masing-masing grup untuk mewakili wilayah Asia-Oseania. Sedangkan Jepang dan Filipina melengkapi kuotanya dengan delapan.

Indonesia diharapkan lolos ke final Piala Dunia Bola Basket 2023, dan jika lolos akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat sebagai tuan rumah.

6 Fakta bahwa Indonesia keluar dari resesi, ekonomi 7,07%, tertinggi sejak 2004: Ekonomi – Wepowergreatplacestowork

Jakarta – Indonesia resmi keluar dari zona resesi. Pertumbuhan ekonomi Kuartal II 2021 tercatat 7,07% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, perekonomian Indonesia pada triwulan tersebut tumbuh sebesar 3,31% (q to q).

Berikut beberapa fakta tentang resesi Indonesia yang dirangkum Jakarta:

1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Q2-2021 7,07% yoy

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2021 secara tahunan sebesar 7,07% atau dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2021 dilaporkan akan lebih tinggi dari tingkat pertumbuhan 0,74% pada triwulan I tahun 2021. Sedangkan pada triwulan II tahun 2020 sebesar -5,32%.

Baca juga: Tekanan Virus Corona terhadap Ekonomi Indonesia Bisa Lebih Buruk dari Krisis 2008

2. Tidak ada catatan pertumbuhan ekonomi negatif selama 2 kuartal berturut-turut

Indonesia akhirnya keluar dari resesi setelah gagal mencatatkan pertumbuhan negatif untuk kuartal kedua berturut-turut pada tahun 2021. Indonesia mengalami resesi setelah mencatat tiga tingkat pertumbuhan ekonomi negatif pada tahun 2020.

3. Pertumbuhan ekonomi pada Q2 2021 menunjukkan tren perbaikan

Presiden BPS Margo Yuwono mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi triwulan II 2021 menunjukkan tren membaik dari sisi perekonomian global, membaiknya harga komoditas, dan perekonomian mitra dagang Indonesia.

“Perekonomian Q2 kita menuju ke arah yang baik,” kata Margo Yuwono dalam video virtual, Kamis (8 Mei 2021). Sementara itu, sektor domestik didorong oleh kinerja ekspor dan impor yang membaik, aktivitas masyarakat, serta peningkatan konsumsi dan investasi.

BACA JUGA: Skenario Terburuk Pertumbuhan Ekonomi 0%, Rupiah Jatuh Indikator Sebelum Krisis

“Tren ekonominya meningkat,” pungkasnya. “Pertumbuhan ekonomi tinggi karena ekonomi mulai pulih.”

4. Pemerintah dinilai berhasil dalam pemulihan ekonomi

Anggota Komite XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin berterima kasih kepada pemerintah atas keberhasilannya dalam memacu pemulihan ekonomi.

“Kita patut bersyukur karena upaya bersama antara pemerintah, Republik Demokratik Rakyat Korea, industri dan masyarakat akhirnya mampu menarik kita keluar dari keterpurukan ekonomi. Memang, laju pertumbuhan kuartal ini merupakan yang tertinggi sejak 2004. Bukan hanya itu. Karena efek dasar yang rendah, tetapi sebenarnya Dengan dukungan langkah-langkah stimulus pemulihan ekonomi dan upaya pengendalian epidemi, situasi ekonomi sedang menuju pembalikan, kata Puteri di Jakarta (8 Mei 2021).

5. Tanda-tanda positif perbaikan ekonomi tercermin dari beberapa indikator

Tanda-tanda positif perbaikan ekonomi tercermin dari beberapa indikator. Di antaranya, Indeks Keyakinan Konsumen berada di 107,4 pada Juni 2021, level yang optimis.

Aktivitas manufaktur juga berada di area ekspansi, dengan indeks manajer pembelian manufaktur (PMI) sebesar 53,5 di bulan Juni.

Termasuk konsumsi listrik industri dan perusahaan yang tumbuh positif sebesar 26,1% (yoy) dan 14,5% (yoy) pada bulan lalu.

“Paket stimulus yang diluncurkan KPC-PEN sebenarnya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal ini. Misalnya, insentif mitigasi PPnBM untuk mobil sangat berhasil dalam mendorong konsumsi massal. Alhasil, BPS mencatatkan pertumbuhan kinerja industri alat transportasi sebesar 45,70%, yang berkontribusi pada perbaikan industri manufaktur. Sektor ini masih menjadi tumpuan perekonomian kita,” kata Puteri.

6. Seluruh sektor ekonomi tumbuh positif pada triwulan II tahun 2021.

BPS mencatat seluruh sektor ekonomi mencatat pertumbuhan positif pada triwulan II 2021. Tak terkecuali sektor penginapan, makanan dan minuman, serta sektor transportasi. Mereka tumbuh masing-masing sebesar 21,58% (yoy) dan 25,10% (yoy).

“Pelonggaran pembatasan aktivitas juga berkontribusi pada pemulihan kedua sektor ini. Ke depan, bagaimanapun, kita masih perlu mengenali dampak mitigasi pada jumlah transfer kasus. Apalagi sekarang kita menghadapi peningkatan kasus kedua yang memicu penerapan kembali kebijakan pengetatan pembatasan pergerakan,” kata Puteri.